TAJUK1.ID – Polemik antara Pemerintah Kota Gorontalo dan Bank SulutGo (BSG) terus berkembang setelah keputusan Pemkot memindahkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke Bank Tabungan Negara (BTN).
Langkah ini diambil menyusul ketegangan yang mencuat terkait hilangnya jatah komisaris BSG dari perwakilan Gorontalo dan keluhan mengenai tingginya bunga kredit ASN.
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menjadi figur yang konsisten mendorong pemutusan hubungan kerja sama dengan BSG. Sikap keras Adhan disebut tetap bertahan meski beberapa kepala daerah lain yang sebelumnya sejalan justru mengurungkan niat mereka untuk keluar dari BSG.
“Saya salut dengan kegigihan Pak Adhan Dambea. Langka menemukan sosok yang konsisten seperti itu,” ujar Aktivis Elang 3 Hambalang, Taufik Buhungo, Minggu 16/11/25
Taufik yang bukan berasal dari Kota Gorontalo itu ikut bergabung dalam aksi unjuk rasa ASN Pemkot Gorontalo. Ia menyebut banyak ASN mengeluhkan bunga kredit BSG yang dinilai memberatkan.
“Teman-teman ASN sering mengeluh soal mencekiknya bunga kredit BSG yang hanya menguntungkan sepihak. Selain penarikan aset dan saham, mereka juga menuntut evaluasi terhadap bunga pinjaman,” kata Taufik.
Menurutnya, ASN selama ini sulit berpindah bank karena sistem penggajian mereka berada di BSG. Ia menilai hal ini membuat ASN terjebak dalam skema kredit yang tidak menguntungkan.
Dalam kesempatan itu, Taufik turut mengkritisi pernyataan Komisaris BSG Djafar Alkatiri yang menilai bantuan armada sampah dari BTN kepada Pemkot Gorontalo berpotensi menjadi gratifikasi.
“Pernyataan itu sangat menyesatkan. Bagaimana mungkin bantuan kepada pemerintah daerah, bukan kepada pribadi wali kota, dikategorikan sebagai gratifikasi? Baca lagi aturannya, Pak Komisaris,” tegas Taufik.
Ia juga menanggapi pernyataan Alkatiri yang menyebut aksi ASN bersama Wali Kota sebagai tindakan memalukan.
“Tidak ada yang memalukan selama itu bukan perkara korupsi. ASN Kota Gorontalo justru bangga memiliki wali kota yang berani berdiri bersama rakyat,” ujarnya.
Taufik kemudian menutup dengan pesan agar BSG memastikan diri bebas dari praktik korupsi.
“Jagalah BSG tetap bersih. Itu yang lebih penting,” katanya.












