Metropolis

Setelah Lebaran, Aktivis Fahrul Wahidji Siap Usut Tuntas Kasus Korupsi di Gorontalo

×

Setelah Lebaran, Aktivis Fahrul Wahidji Siap Usut Tuntas Kasus Korupsi di Gorontalo

Sebarkan artikel ini

Tajuk1.id, Gorontalo – Setelah Lebaran, gelora perlawanan terhadap korupsi di Gorontalo akan semakin menggema kata Fahrul Wahidji. Jumat (04/04/25).

Fahrul Wahidji, Koordinator Front Pemberantas Korupsi Gorontalo (FPKG), menegaskan bahwa mereka tidak akan berhenti sampai seluruh kasus besar yang melibatkan oknum-oknum koruptor dan mafia di daerah ini dibongkar habis.

Tidak ada kata mundur dalam perjuangan mereka, meskipun ancaman terus berdatangan tambahnya.

Potret: Fahrul Wahidji bersama Aliansi Pemberantas Korupsi Gorontalo
Potret: Fahrul Wahidji bersama Aliansi Pemberantas Korupsi Gorontalo

“Kami akan lebih berani, lebih tegas, dan lebih berani mengungkap tabir kegelapan yang selama ini disembunyikan. Kami akan terus menggali hingga akar-akarnya,” ujar Fahrul Wahidji dengan penuh keyakinan.

“Kasus-kasus besar ini, baik itu mafia tanah, korupsi Bansos yang melibatkan mantan Bupati Bone Bolango Hamim Pou, maupun persoalan revitalisasi kawasan perdagangan eks Kota Tua, akan kami tuntaskan,” tegasnya.

Kata Fahrul, kasus mafia tanah yang berkelindan di Bone Bolango kini menjadi salah satu sorotan utama, di mana praktik-praktik ilegal telah mencuri tanah rakyat untuk kepentingan segelintir orang.

Begitu juga dengan pembongkaran proyek revitalisasi kawasan perdagangan yang terindikasi korupsi, serta dugaan penyalahgunaan dana Bansos yang melibatkan Hamim Pou, mantan Bupati Bone Bolango, yang kini sudah di meja hijau.

Tak hanya itu, Fahrul menambahkan bahwa dalam waktu dekat, mereka akan melakukan langkah konkret dengan melaporkan seluruh kasus ini ke lembaga-lembaga hukum tertinggi di Indonesia, seperti KPK, Kejaksaan Agung, dan Mabes Polri.

“Kami tak akan tinggal diam. Kami akan pastikan bahwa para mafia dan koruptor ini tak bisa lagi bersembunyi di balik kekuasaan dan kedudukan mereka. Setelah Lebaran, kami akan siap bergerak lebih cepat,” tegas Fahrul

Perjuangan ini tidak akan mudah, namun FPKG dan Fahrul Wahidji sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi segala rintangan. Keadilan harus ditegakkan. Tidak ada kompromi untuk para pelaku kejahatan yang merugikan rakyat.

“Bukan hanya sekadar kata-kata, tapi kami akan terus mendesak dan memastikan bahwa hukum ditegakkan seadil-adilnya. Para koruptor, mafia tanah, dan pengkhianat rakyat di Gorontalo harus siap-siap berhadapan dengan kami!” ujar Fahrul dengan penuh semangat.

Masyarakat Gorontalo kini menunggu, apakah langkah ini akan menjadi kenyataan atau hanya sekadar angin lalu. Namun satu hal yang pasti, Fahrul Wahidji dan FPKG sudah siap membongkar kasus-kasus besar yang selama ini terpendam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *