Headline

Sepi Teror di Pohuwato, Oknum Densus 88 Diduga Nyambi Main PETI Desa Balayo

×

Sepi Teror di Pohuwato, Oknum Densus 88 Diduga Nyambi Main PETI Desa Balayo

Sebarkan artikel ini
Gambar Ilustrasi
Gambar Ilustrasi

TAJUK1.ID, – Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, kini hidup dalam suasana yang oleh warganya disebut sepi tapi mencekam. Tak ada suara tembakan, tak ada ledakan, namun ketakutan bekerja dengan cara yang lebih halus lewat bisik-bisik, tatapan saling mengerti, dan satu nama yang tak pernah diucapkan lantang.

Seorang warga Desa Balayo yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, teror di Pohuwato hari ini bukan lagi soal kriminalitas jalanan, melainkan dugaan keterlibatan aparat dalam aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI).

“Kalau dulu orang takut preman, sekarang orang takut bicara,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (30/01/26)

Menurut warga tersebut, seorang oknum perwira polisi berpangkat Ipda, yang disebut-sebut berdinas pada satuan Densus 88 Mapolda Gorontalo, diduga kuat turut terlibat dalam aktivitas PETI di wilayah Pohuwato. Dugaan itu, kata warga, bukan lagi cerita dari mulut ke mulut, melainkan telah menjadi rahasia umum di Desa Balayo.

Ironisnya, ketika aparat seharusnya menjadi simbol penegakan hukum, justru muncul dugaan bahwa hukum itu sendiri sedang menambang emas di Pohuwato.

“Nama dan cirinya semua orang tahu. Tapi siapa yang berani bicara? Ini bukan soal bukti saja, ini soal rasa takut,” kata warga tersebut.

Aktivitas PETI di wilayah Pohuwato selama ini kerap disebut sebagai salah satu pemicu kerusakan lingkungan dan banjir berulang. Namun, penindakan yang dilakukan aparat penegak hukum dinilai warga kerap berhenti di level pekerja lapangan dan alat berat, sementara aktor yang diduga memiliki kuasa dan jejaring justru tak tersentuh.

Dalam situasi semacam ini, warga menilai teror tak lagi berbentuk ancaman fisik, melainkan ketakutan struktural ketika hukum diduga bersekongkol dengan pelanggaran yang seharusnya ia hentikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *