TAJUK1.ID – Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) tingkat Kelurahan Biawao berlangsung kondusif dan partisipatif. Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Biawao pada Rabu, 28 Januari 2026 itu menjadi ruang strategis bagi warga untuk menyampaikan beragam gagasan dan aspirasi pembangunan.
Berbagai isu krusial mengemuka dalam forum tersebut, mulai dari penanganan sampah, bantuan sosial, pembaruan data masyarakat, pembersihan saluran drainase, program beasiswa bagi pelajar, hingga perbaikan sejumlah fasilitas publik. Aspirasi warga juga menyentuh pembenahan Pasar Rakyat Jajan serta fasilitas Satpol PP (Satya Praja) yang dinilai perlu perhatian lebih lanjut.
Musrenbangda Kelurahan Biawao dihadiri oleh beragam pemangku kepentingan, sekaligus menjadi momentum apresiasi terhadap kebijakan Pemerintah Kota Gorontalo di bawah kepemimpinan Wali Kota Adhan Dambea. Sejumlah peserta forum menilai pemerintah kota saat ini menunjukkan komitmen kuat dalam menata dan membenahi wajah Kota Gorontalo.

Anggota DPRD Kota Gorontalo, Heriyanto Thalib, S.IP., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Wali Kota Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Indra Gobel. Ia secara khusus menyoroti kebijakan pengadaan armada pengangkut sampah, termasuk gerobak motor sampah listrik yang telah didistribusikan ke berbagai kelurahan.
“Volume produksi sampah di Kota Gorontalo mencapai sekitar 180 ton per hari. Ini membutuhkan penanganan yang serius dan berkelanjutan,” ujar Heriyanto.
Ia menjelaskan, pemerintah kota telah menambah sembilan unit dump truck serta 50 unit gerobak sampah listrik yang kini telah beroperasi di seluruh kelurahan. “Kebijakan ini sangat tepat dan tinggal dimaksimalkan saja pelaksanaannya,” tegas Heriyanto yang akrab disapa Ka Tou.
Forum Musrenbangda ini juga dihadiri oleh unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa, tenaga pendidik, penyandang disabilitas, takmir masjid, RT/RW, pengurus PKK, serta tokoh masyarakat lainnya, mencerminkan kuatnya partisipasi lintas elemen dalam proses perencanaan pembangunan.
Sementara itu, Lurah Biawao, Nurhadi Taha, menegaskan bahwa Musrenbangda merupakan mekanisme penting dalam menjaring dan memperjuangkan aspirasi warga agar dapat diakomodasi dalam program pembangunan di tingkat kecamatan hingga kota.
“Forum ini menjadi tahapan awal agar usulan masyarakat bisa diperjuangkan dan direalisasikan dalam bentuk program serta kebijakan pemerintah,” ujar Nurhadi.
Ia juga menekankan bahwa Musrenbangda berfungsi sebagai jembatan antara warga dan pemerintah dalam menyampaikan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat untuk dicarikan solusi terbaik melalui kebijakan publik.
Meski demikian, Nurhadi mengakui tidak seluruh aspirasi warga dapat terakomodasi. Hal itu disebabkan adanya proses perankingan skala prioritas serta keterbatasan fiskal keuangan daerah.
“Tidak semua usulan akan terwujud, namun Musrenbangda ini menjadi ikhtiar nyata pemerintah kelurahan dalam memperjuangkan kepentingan dan hajat hidup masyarakat,” jelasnya.
Nurhadi optimistis, di bawah kepemimpinan Wali Kota Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Indra Gobel, pemerintah daerah akan tetap berpihak pada kebutuhan dan kepentingan rakyat.












