Kriminal

Intimidasi terhadap Sekdes Tulabolo Disorot, Aktivis Desak Polisi Tangkap Pelaku

×

Intimidasi terhadap Sekdes Tulabolo Disorot, Aktivis Desak Polisi Tangkap Pelaku

Sebarkan artikel ini

TAJUK1.ID Sebuah video yang menampilkan dugaan tindakan intimidasi terhadap Sekretaris Desa (Sekdes) Tulabolo, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, pada Jumat (06/02/26) menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut menuai sorotan dari kalangan mahasiswa dan aktivis daerah karena dinilai mencederai etika pemerintahan dan melanggar hukum.

Tindakan intimidasi itu diketahui terjadi pada jam kerja. Aktivis Izul Usuli  menilai perbuatan tersebut tidak dapat dibenarkan karena berpotensi mengancam rasa aman aparatur desa dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Aktivis asal Suwawa ini menilai tindakan tersebut sebagai bentuk premanisme. Ia menyerukan kepada mahasiswa dan aktivis di Gorontalo untuk bersatu menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk intimidasi dan kekerasan terhadap aparat pemerintahan desa. Senin (09/02/26)

Izul juga mendesak aparat penegak hukum agar segera mengusut kasus tersebut dan menangkap pelaku intimidasi. Menurutnya, tindakan melawan hukum itu harus ditindak tegas agar tidak terulang kembali di kemudian hari.

“fakta bahwa insiden tersebut terjadi di lokasi yang terdapat aparat kepolisian. Kondisi itu, kata Izul, seharusnya dapat mencegah terjadinya tindakan di luar hukum terhadap aparat desa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Izul menyatakan bahwa apabila aparat penegak hukum tidak mampu mengungkap dan menangkap pelaku intimidasi, maka hal tersebut justru akan memperkuat dugaan yang selama ini disampaikan oleh Sekdes Tulabolo. Dugaan tersebut terkait adanya praktik pungutan liar di Jembatan Tulabolo yang diduga dilakukan terhadap ojek dan para penambang di pos Tulabolo.

” saya berharap kepolisian dapat bertindak profesional dan transparan dalam menangani kasus ini demi menjaga kepercayaan publik serta menjamin keamanan aparatur pemerintahan di tingkat desa,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *