Tajuk1.id, Gorontalo — Dalam upaya membumikan Ilmu Komunikasi sebagai disiplin yang strategis di era informasi, Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi (HMP-IK) Universitas Ichsan Gorontalo akan menggelar kegiatan kunjungan sekaligus sosialisasi ke SMA Negeri 1 Kabila, Kabupaten Bone Bolango, pada Senin (28/04).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja HMP-IK yang bertujuan membangun jembatan antara dunia pendidikan tinggi dengan siswa sekolah menengah atas.
Rangkaian kegiatan yang dirancang akan berbasis secara komunikatif dan edukatif. Mereka akan memperkenalkan dinamika keilmuan Ilmu Komunikasi, peluang karier, serta kontribusi nyata yang bisa diberikan oleh lulusan komunikasi dalam menghadapi tantangan sosial dan globalisasi.
“Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Ichsan Gorontalo tidak hanya menawarkan teori, tetapi juga membentuk mahasiswa yang tangguh secara praksis. Kami ingin menunjukkan bahwa komunikasi adalah ilmu masa depan, dan generasi muda Bone Bolango punya potensi besar untuk menjadi aktor perubahan,” ujar Abdul Gias Sarindate, Ketua HMP-IK, dalam keterangan pers.
Kegiatan ini juga akan di isi dengan sesi tanya jawab interaktif, membahas profil Prodi Ilmu Komunikasi, serta simulasi singkat tentang bagaimana ilmu komunikasi diterapkan dalam dunia nyata—dari jurnalisme, humas, hingga komunikasi digital.
Menurutnya kehadiran mahasiswa Universitas Ichsan sebagai akan mampu memberi inspirasi nyata bagi para siswa. “Pendekatan ini akan menyentuh para siswa agar bisa melihat contoh langsung dari mahasiswa yang aktif dan percaya diri. Ini cara paling efektif untuk membuka wawasan mereka.
Pihaknya akan mengajak seluruh siswa untuk tidak hanya memilih jurusan kuliah berdasarkan tren, tapi atas dasar kesadaran akan minat, potensi, dan peran sosial yang bisa mereka mainkan di masa depan.
“Tujuan Sosialisasi ini menandai langkah awal dari kerja besar yang lebih luas: membangun budaya akademik yang kontekstual dan berakar di masyarakat, tambahnya.
Dengan kunjungan ini, Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Ichsan Gorontalo tidak hanya hadir sebagai pilihan, tetapi sebagai simbol dari keberanian untuk berpikir kritis dan bertindak strategis di tengah arus perubahan zaman.












