Tajuk1.id, Gorontalo – Forum Pemuda Gorontalo mengumumkan akan menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk penolakan terhadap pendekatan politis yang dilakukan Bank SulutGo (BSG) terhadap pemerintah daerah di Gorontalo.
Aksi ini didasari oleh kekhawatiran bahwa lobi-lobi elitis sedang menggembosi agenda penarikan saham BSG yang sebelumnya digagas sebagai langkah kemandirian ekonomi daerah.
“Kami mencium aroma bujuk rayu politik yang dimainkan BSG. Ini bukan sekadar diplomasi bisnis, tapi manuver untuk membatalkan keputusan politik yang lahir dari kekecewaan publik,” ujar Jasmin Dalanggo, Koordinator Aksi Forum Pemuda Gorontalo, dalam keterangan pers, Selasa malam (15/4).
Menurut Jasmin, kedatangan jajaran direksi dan komisaris BSG ke Gorontalo tidak bisa dibaca sebagai itikad baik semata. Ia menyebut langkah itu sebagai “intervensi lembaga keuangan terhadap otoritas politik daerah.”
Dalam pandangan mereka, pertemuan tertutup yang dilakukan BSG dengan kepala daerah justru memperkuat dugaan bahwa proses ini sedang diarahkan untuk kepentingan segelintir elit, bukan demi perbaikan tata kelola ekonomi daerah.
“Ketika kepala daerah yang awalnya vokal terhadap penarikan saham tiba-tiba bungkam setelah pertemuan tertutup, itu bukan kebetulan. Itu konsolidasi diam-diam. Dan itu berbahaya,” tegas Jasmin.
Forum yang terdiri dari elemen mahasiswa dan masyarakat sipil ini menilai bahwa saat ini adalah momen kritis: apakah kepala daerah akan berpihak kepada aspirasi rakyat atau tunduk pada tekanan korporasi.
“Jika ada kepala daerah yang berubah sikap, kami akan menyebutnya sebagai pengkhianatan terhadap rakyat. Penarikan saham bukan sekadar langkah fiskal, ini adalah peneguhan kedaulatan ekonomi Gorontalo.” tegasnya.
Demonstrasi yang akan berlangsung di sejumlah titik strategis, termasuk Kantor Wilayah BSG, akan menjadi bentuk tekanan moral kepada para pengambil keputusan di daerah. Forum Pemuda Gorontalo juga memastikan bahwa pemberitahuan resmi telah disampaikan kepada aparat kepolisian.
“Kalau BSG datang bukan untuk memperbaiki nasib rakyat, melainkan menyelamatkan posisi elit, maka kami akan segel kantor mereka secara simbolik. Karena bagi kami, legitimasi sosial mereka sudah runtuh,” tandasnya.
Forum ini juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat Gorontalo untuk tidak membiarkan proses politik ini dikendalikan oleh lobi-lobi kepentingan yang bertentangan dengan semangat demokrasi lokal.












