Opini

Hari Bhayangkara ke-79, Mahasiswa Harap Polri Semakin Presisi dan Terbuka Terhadap Kritiki

×

Hari Bhayangkara ke-79, Mahasiswa Harap Polri Semakin Presisi dan Terbuka Terhadap Kritiki

Sebarkan artikel ini
Adriansyah Hilimi, Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Ichsan Gorontalo (Foto: iistimewa)
Adriansyah Hilimi, Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Ichsan Gorontalo (Foto: istimewa)

Tajuk1.id, Gorontalo – Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Ichsan (UNISAN) Gorontalo, Adriansyah Hilimi, menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-79 kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Dalam pernyataannya, ia mengapresiasi peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas nasional, namun sekaligus mendorong institusi ini agar semakin terbuka, presisi, dan siap menerima kritik sebagai bagian dari demokrasi yang sehat.

“Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni institusional, tapi momentum reflektif untuk menakar sejauh mana Polri mengedepankan akuntabilitas dan transparansi dalam melayani masyarakat,” ujar Adriansyah dalam keterangan tertulis, Senin (1/7/2025).

Menurutnya, kemajuan sebuah bangsa tak hanya diukur dari kecepatan pembangunan fisik, tetapi juga dari bagaimana lembaga-lembaga negara, termasuk kepolisian, mampu bersikap responsif terhadap aspirasi rakyat, terutama generasi muda dan kelompok kritis.

“Sebagai mahasiswa, kami melihat bahwa Polri perlu terus memperkuat pendekatan humanis dan partisipatif, bukan hanya dalam penegakan hukum, tapi juga dalam membuka ruang dialog dengan kelompok masyarakat sipil,” lanjutnya.

Adriansyah menegaskan, mahasiswa bukanlah oposisi negara, melainkan mitra kritis yang bertugas menjalankan fungsi kontrol sosial sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi. Ia berharap ke depan tidak ada lagi sikap represif terhadap demonstrasi, kritik, atau aksi mahasiswa yang dilandasi semangat memperbaiki.

“Kami ingin Polri menjadi institusi yang tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga lembut dalam pendekatan. Menjadi pelindung masyarakat bukan hanya tugas formal, tetapi juga moral,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar Polri konsisten menjalankan visi Presisi Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan yang digaungkan dalam reformasi internal Polri. Menurutnya, momen Hari Bhayangkara seharusnya menjadi pengingat bahwa institusi kepolisian adalah bagian dari wajah negara yang dilihat langsung oleh rakyat.

Adriansyah mengajak seluruh elemen mahasiswa di Gorontalo dan Indonesia untuk terus menjaga relasi yang sehat, kritis, dan konstruktif dengan Polri. Menurutnya, sinergi antara aparat dan mahasiswa justru akan memperkuat ketahanan demokrasi dan menghindarkan negara dari kecenderungan otoriter.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Polri terus tumbuh sebagai institusi yang dicintai, bukan ditakuti. Menjadi sahabat keadilan, bukan lawan kebebasan,” tutup Adriansyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *